Tim Dokpol Polres Maros Diterjunkan Perkuat Operasi Kemanusiaan Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

SPASISULSEL.COM –Tim Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Polres Maros diterjunkan untuk memperkuat operasi kemanusiaan dalam misi pencarian dan identifikasi korban jatuhnya pesawat jenis ATR 42-500. Keterlibatan tim medis kepolisian ini menjadi bagian krusial dalam proses identifikasi jenazah (DVI) serta pemberian bantuan medis di lokasi evakuasi.

​Kapolres Maros melalui Kasi Dokkes Polres Maros Iptu dr. Anastasya Desy menyatakan bahwa personel Dokpol yang dikirimkan memiliki kualifikasi khusus dalam menangani situasi darurat dan identifikasi primer.

Dalam operasi ini, Tim Dokpol Polres Maros bergabung dengan tim gabungan dari Basarnas, TNI, dan instansi terkait lainnya serta tim DVI Pusdokes Mabes Polri.

Fokus utama mereka meliputi Melakukan pendataan post-mortem guna mencocokkan data antemortem dari keluarga korban.

 

Selain bergabung dengan tim DVI, sidokkes Polres Maros juga memberikan layanan kesehatan bagi para relawan dan petugas evakuasi yang bekerja di medan yang cukup berat.

“Keterlibatan kami merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam misi kemanusiaan. Kami berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan yang terbaik dilapangan,” ujar Kasi Dokkes Polres Maros Iptu dr. Anastasya Desy, Kamis (22/1/2026).

​Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung di titik koordinat jatuhnya pesawat. Kondisi cuaca dan medan geografis menjadi tantangan utama, namun tim gabungan tetap optimis dapat menyelesaikan misi ini dengan cepat.

​Pihak tim DVI Pusdokes Polri juga telah melakukan identifikasi dua jenazah korban kecelakaan pesawat yakni pramugari Florencia Lolita wibisono dan deden Maulana.(**)

Editor : Abu ✍️

Pos terkait