SPASISULSEL.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Fahlevi menghadirkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Hotel Grand Palace, Jalan Tentara Pelajar, pada Kamis (26/3/2026), dengan menghadirkan narasumber dari Kesbangpol serta diikuti oleh sejumlah tokoh masyarakat dan peserta undangan.
Dalam sambutannya, Andi Fahlevi menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini merupakan bagian dari fungsi DPRD dalam memastikan jalannya pemerintahan daerah berjalan sesuai dengan aturan serta tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel. Selain itu, penting juga menjaga stabilitas sosial dan politik di tengah masyarakat,” ujar Fahlevi.
Ia juga menekankan pentingnya peran Kesbangpol dalam menjaga kondusivitas daerah, terutama dalam membangun kesadaran masyarakat terkait wawasan kebangsaan, persatuan, dan kesatuan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
“Kami berharap Kesbangpol dapat terus aktif melakukan pembinaan dan edukasi kepada masyarakat agar potensi konflik sosial dapat diminimalisir sejak dini,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Kesbangpol Kota Makassar dalam pemaparannya menjelaskan berbagai program yang telah dan akan dilaksanakan, khususnya dalam menjaga stabilitas politik, deteksi dini potensi gangguan keamanan, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi antara peserta dan narasumber, di mana sejumlah masukan dan aspirasi masyarakat disampaikan terkait kondisi sosial dan dinamika politik di wilayah masing-masing.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah dapat berjalan lebih optimal serta mampu mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Kota Makassar. (*)






