Irwan Hasan Dorong Kebijakan Kota Makassar Berbasis Riset dan Inovasi

SPASISULSEL.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Irwan Hasan kembali menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Hotel Almadera, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar, Alamsyah Sahabuddin, selaku narasumber, serta akademisi Riza Praditha.

Dalam sambutannya, Irwan Hasan mengatakan, pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan program dan penggunaan anggaran, tetapi juga bagaimana setiap kebijakan yang diambil pemerintah mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, perkembangan Kota Makassar yang semakin dinamis membutuhkan kebijakan yang disusun berdasarkan data, kajian, serta kebutuhan riil masyarakat.

“Karena itu, riset dan inovasi menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Setiap kebijakan yang dibuat pemerintah seharusnya memiliki dasar yang kuat, sehingga program yang dijalankan benar-benar menjawab persoalan masyarakat,” ujar Irwan.

Politisi Partai PPP itu menilai, keberadaan BRIDA memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah menghasilkan berbagai kajian dan rekomendasi yang dapat menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan.

Ia mengatakan, hasil riset tidak boleh hanya berhenti sebagai dokumen atau kajian akademik, tetapi harus dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan program yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Riset jangan hanya berhenti di atas kertas. Harus ada tindak lanjut dan implementasi. Kita ingin inovasi yang lahir dari pemerintah daerah benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Irwan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, DPRD, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam mendorong lahirnya inovasi daerah.

Menurutnya, DPRD memiliki fungsi pengawasan untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai perencanaan, sekaligus mendorong agar kebijakan pemerintah semakin efektif dan tepat sasaran.

“DPRD tentu memiliki tanggung jawab untuk mengawasi. Tetapi pengawasan itu harus dibarengi dengan masukan dan solusi. Kita ingin pemerintah terus melakukan pembenahan dan melahirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris BRIDA Kota Makassar, Alamsyah Sahabuddin, memaparkan pentingnya riset dan inovasi sebagai instrumen dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efektif.

Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan data dan hasil kajian yang kuat dalam merumuskan kebijakan. Dengan demikian, setiap program yang dilaksanakan memiliki dasar yang jelas dan dapat dievaluasi berdasarkan hasil yang dicapai.

Ia menjelaskan, BRIDA memiliki peran dalam mendorong ekosistem riset dan inovasi di daerah, termasuk membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Riset dan inovasi harus menjadi bagian dari proses pembangunan. Kita perlu memastikan setiap kebijakan memiliki dasar yang kuat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah ini diharapkan terbangun pemahaman bersama bahwa riset dan inovasi bukan sekadar pelengkap dalam pemerintahan, melainkan bagian penting dalam menentukan kualitas kebijakan publik.

“Harapan kita, hasil riset bisa menjadi rujukan dalam mengambil kebijakan. Dengan begitu, pembangunan Kota Makassar ke depan semakin tepat sasaran, efektif, dan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tandas Iraan Hasan. (*)

 

Pos terkait