SPASISULSEL.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi kembali menggelar kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah, di Hotel Karebosi Premier, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat perhatian terhadap pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Makassar.
Dalam kegiatan ini, Yulianto Badwi menghadirkan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, serta praktisi UMKM, Hamriani Hamide, untuk memberikan pemaparan dan berdiskusi bersama peserta terkait berbagai upaya penguatan pelaku usaha.
Dalam sambutannya, Yulianto Badwi menyampaikan bahwa pengembangan UMKM harus menjadi perhatian bersama, sebab sektor ini memiliki peran besar dalam membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ekonomi daerah.
Menurutnya, Pemerintah Kota Makassar perlu terus mendorong lahirnya sentra-sentra UMKM dan sentra kuliner yang dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk berkembang sekaligus menjadi destinasi ekonomi baru bagi masyarakat.
“Pembuatan sentra UMKM dan sentra kuliner menjadi salah satu langkah strategis untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha agar lebih tertata, memiliki tempat pemasaran yang jelas, serta mampu meningkatkan daya saing produknya,” ujar Yulianto.

Ketua Fraksi Golkar ini menilai, keberadaan UMKM tidak hanya membutuhkan dukungan dalam bentuk fasilitas, tetapi juga pendampingan secara berkelanjutan dari pemerintah melalui Dinas Koperasi dan UMKM.
“Pelaku UMKM membutuhkan pendampingan, mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan, pemasaran digital, hingga pengelolaan manajemen usaha. Jangan sampai pelaku usaha hanya diberikan bantuan, tetapi tidak dibekali bagaimana mengembangkan usahanya,” jelasnya.
Yulianto berharap Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar terus memperkuat program pembinaan agar pelaku usaha lokal mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar, Arlin Ariesta dalam pemaparannya menjelaskan berbagai program pemerintah dalam mendukung pertumbuhan UMKM, termasuk upaya peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan, fasilitasi legalitas usaha, serta penguatan akses pemasaran.
Ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, legislatif, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem UMKM yang sehat dan berkelanjutan. (*)






